SYARAT MENDAFTAR UJIAN BAHASA KOREA (EPS-TOPIK) SEKTOR MANUFAKTUR

Syarat pendaftaran ujian bahasa korea bagi para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) penempatan negara Korea Selatan yang harus diperhatikan calon peserta ujian bahasa korea (EPS-TOPIK) sektor Manufaktur.
Persyaratan Pendaftaran :

1. Kualifikasi Umum
a. Usia 18 – 39 tahun saat mendaftar.
b. Pendidikan minimal SLTP atau sederajat, diutamakan SMK atau SMA.
c. Tidak buta warna (total atau parsial) dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
Catatan:
Pada surat keterangan dokter tersebut harus menunjukkan hasil dan tertulis TIDAK BUTA
WARNA (Surat Keterangan Dokter yang berlaku adalah yang dikeluarkan dalam jangka waktu
3 bulan terakhir)
d. Tidak cacat jari atau amputasi
e. Tidak sedang dicekal bepergian ke Luar Negeri.
f. Belum pernah dihukum penjara atau hukuman yang lebih berat.
g. Tidak memiliki catatan deportasi atau keberangkatan dari Pemerintah dari Republik Korea.
h. Tidak memiliki riwayat penyakit Tubercholosis (TBC), Hepatitis dan Shypilis.
i. Memiliki alamat email pribadi yang masih aktif.
j. Memiliki nomor rekening tabungan atas nama pribadi yang masih aktif.
k. Tidak pernah bekerja di Korea Selatan lebih dari 5 tahun, termasuk penggabungan dengan menggunakan Visa E-9 dan Visa E-10.

PENTING:
1) Bagi yang pernah bekerja di Korea Selatan lebih dari 5 tahun tetapi tetap mendaftar, maka yang bersangkutan akan ditolak untuk mengirimkan dokumen lamaran melalui Sending Public Agency System oleh HRD Korea dan atau CCVI ditolak oleh Imigrasi Korea Selatan.

2) Bahwa saat ini data pencari kerja (Rooster) asal Indonesia di Korea terdapat ±1200 CPMI wanita yang belum dipilih oleh User. Berdasarkan data penempatan PMI ke Korea Tahun 2018, PMI Wanita hanya 1,8%. Informasi tersebut kiranya dapat dijadikan pertimbangan sebelum mendaftar.

2. Kualifikasi Khusus
Kualifikasi ini tidak wajib, namun bagi pendaftar yang memiliki pengalaman kerja/sertifikat pelatihan/sertifikat kompetensi akan mendapatkan nilai tambah kompetensi sesuai bukti dokumen yang dimiliki, dengan menyerahkan dokumen tersebut setelah lolos Ujian Tahap I Sistem Poin EPS dengan total poin 5, antara lain:
a. Pengalaman kerja minimal 1 tahun atau lebih yang terkait dengan 26 jenis pekerjaan sektor manufaktur (terlampir), dengan nilai poin 3.

b. Sertifikat pelatihan kejuruan sektor manufaktur (salah satu atau lebih dari 26 jenis pekerjaan) dengan lama pelatihan 120 jam pelatihan atau lebih, atau Ijazah SMK yang terkait bidang manufaktur dengan nilai poin 1.

c. Sertifikat nasional atau sertifikat kompetensi bidang manufaktur yang dikeluarkan oleh LSP/BNSP, dan atau Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diterbitkan oleh Direktorat Bina Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan atau lembaga yang diberikan mandat untuk itu, dengan nilai poin.
Semoga bermanfaat….
sumber: bnp2tki

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *